3. IP Address

Posted by Syakilah azahra on Juli 20, 2018 with No comments
PENGERTIAN IP ADDRESS

     Pada dasarnya Internet Protocol Address atau biasa disebut IP Address merupakan suatu deretan angka biner yang disusun dengan kisaran antara 32 bit sampai dengan 128 bit dan digunakan sebagai alamat identifikasi pada masing – masing komputer. Dalam ilmu jaringan komputer penggunaan angka dengan 32 bit dipakai pada IP Address khusus versi IPv4 sedangkan untuk angka 128 bit untuk yang versi IPv6.

     Hadirnya versi IPv6 untuk mengantisipasi jika IPv4 sudah kehabisan daya tampung mengingat kemajuan teknologi yang tentunya mendorong juga semakin berkurangnya persediaan IP Address untuk seluruh dunia. Semakin tinggi bit pada IP Address komputer anda tentunya akan menghadirkan koneksi yang lebih cepat tentunya.

FUNGSI IP ADDRESS


1.     IP Address Sebagai Alat Identifikasi Host

     Jika diilustrasikan seperti kehidupan nyata, maka IP Address berfungsi sebagai nama ataupun identitas seseorang. Dalam hal ini, seperti halnya nama, setiap komputer memiliki IP Address yang unik da berbeda antara datu dengan yang lainnya (yang terkoneksi pada satu jaringan komputer).

2.     IP Address Sebagai Almat Lokasi Jaringan


     IP Address akan menunjukkan lokasi keberadaan sebuah komputer, berasal dari mana, ataupun negara mana. Dalam hal ini, seperti halnya dalam kehidupan nyata, rute yang haru ditempuh agar data yang di inginkan bisa sampai ke komputer yang ingin dituju.

JENIS IP ADDRESS
     
1. IP Versi 4 ( IPv 4 )

     Internet protocol version 4 atau IPv4 terdiri dari 32-bit dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100, jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah IPv6.

2. IP Versi 6 ( IPv 6 )

     Pengalamatan versi terbaru dalam jaringan komputer, yang diciptakan untuk menangani masalah keterbatasan daya tampung dari versi sebelumnya, yaitu IPv4. Jika dibandingkan dengan IPv4 yang hanya memiliki 4 oktet dan masing – masing oktet dapat menampung 255 host, maka IPv6 memiliki 16 oktet yang masing – masing oktetnya dapat menampung 255 host. Maka jika dikalkulasikan secara keseluruhan, IPv6 dapat menampung sekitar 3,4 Trilyun host.


     Internet protocol versi 6 atau IPv6 ini terdiri dari 128-bit. IP ini 4 kali dari IPv4, tetapi jumlah host yang bisa diitampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4, jadi hasilnya 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456.
KELAS PADA IP ADDRESS
     Seperti yang sudah dijelaskan bahwa IP Address terdiri atas dua versi yakni IPv4 dan IPv6. Namun wajib anda ketahui bahwa di versi IPv4 saja tersedia setidaknya daya tampung sebanyak kurang lebih 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Dengan jumlah yang sangat banyak seperti itu maka tentunya akan menyulitkan dari segi pemilihan dan penggunaannya. Oleh karena itu diperlukan adanya penggolongan IP Address menjadi beberapa kelas.
kelas ip address
     Masing-masing komputer atau router di suatu jaringan Host ID nya harus unik dan harus berbeda dengan komputer yang lain.
  • Kelas A
    • Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
    • Bit Pertama : 0
    • Panjang Net ID : 8 bit (1 oktet)
    • Panjang Host ID : 24 bit (3 oktet)
    • Oktet pertama : 0 – 127
    • Range IP Address : 1.xxx.xxx.xxx.sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 127 dicadangkan)
    • Jumlah Network : 126
    • Jumlah IP Address : 16.777.214
    • IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang sangat banyak. cara membaca IP Address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID :113, Host ID = 46.5.6
  • Kelas B
    • Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
    • 2 bit pertama : 10
    • Panjang Net ID : 16 bit (2 oktet)
    • Panjang Host ID : 16 bit (2 oktet)
    • Oktet pertama : 128 – 191
    • Range IP Address : 128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
    • Jumlah Network : 16.384
    • Jumlah IP Address : 65.534
    • Biasa digunakan untuk jaringan besar dan sedang. dua bit pertama selalu di set 10. 16 bit selanjutnya, network IP kelas B dapat menampung sekitar 65000 host.
  • Kelas C
    • Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
    • 3 bit pertama : 110
    • Panjang Net ID : 24 bit (3 oktet)
    • Panjang Host ID : 8 bit (1 oktet)
    • Oktet pertama : 192 – 223
    • Range IP Address : 192.0.0.xxx sampai 255.255.255.xxx
    • Jumlah Network : 2.097.152
    • Jumlah IP Address : 254
    • Host ID adalah 8 bit terakhir, dengan IP kelas C, dapat dibentuk sekitar 2 juta network yang masing-masing memiliki 256 IP Address Tiga bit pertama IP Address kelas C selalu berisi 111 dengan 21 bit berikutnya. Host ID ialah 8 bit terakhir.
  • Kelas D
    • Format : 1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm
    • 4 Bit pertama : 1110
    • Bit multicast : 28 bit
    • Byte Inisial : 224-247
    • Deskripsi : Kelas D adalah ruang alamat multicast
    • Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP Address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.
  • Kelas E
    • Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
    • 4 bit pertama : 1111
    • Bit cadangan : 28 bit
    • Byte inisial : 248-255
    • Deskripsi : Kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental.
  1. Untuk IP Address kelas A biasa digunakan pada sistem jaringan skala besar. Bit pertama diawali dengan angka 0. Untuk panjang Network ID adalah 1 oktet sedangkan panjang Host ID 3 oktet. Jumlah host pada kelas A dapat mencapai 16.777.216.
  2. Untuk IP Address kelas B biasanya lebih sering digunakan pada sistem jaringan skala besar dan menengah dengan daya tampung mencapai kurang lebih 65.536 host diseluruh dunia. Panjang Network ID pada kelas ini adalah 2 oktet sedangkan panjang Host ID 2 oktet.
  3. Untuk IP Address kelas C biasa digunakan pada sistem jaringan skala kecil dengan daya tampung hanya 256 host. Untuk panjang Network ID adalah 3 oktet sedangkan panjang Host ID 1 oktet.
  4. Untuk IP Address kelas D digunakan khusus untuk keperluan multicasting, dimana IP address (host) awal adalah 224.0.0.0 hingga 239.255.255.255. Dalam multicasting juga tidak mengenal istilah Network ID dan Host ID.
  5. Untuk IP Address kelas E dicadangkan hanya untuk keperluan eksperimental saja, dimana IP address (host) awal adalah 240.0.0.0 hingga 255.255.255.255. Sama halnya dengan Kelas D, IP Address kelas E juga tidak mengenal istilah Network ID dan Host ID.

Sumber :
  • http://www.pro.co.id/pengertian-ip-address-fungsi-jenis-dan-penjelasan-pembagian-kelas-ip-adress/
  • https://www.nesabamedia.com/pengertian-ip-address-dan-fungsi-ip-address/
  • https://www.it-jurnal.com/pengertian-dan-jenis-jenis-ip-address/